Kisah Nabi Musa Belajar Kearifan Kepada Nabi Khindir

Posted by al Luky Selasa, 18 Desember 2012 3 komentar
Kita tentunya pernah mendengar cerita tentang Nabi Khidir, Nabi yang oleh orang sufi di yakini memiliki kearifan dan kebijakan lebih. Dalam kisahnya, Nabi Musa A.S. pernah bertanya kepada Allah SWT, apakah ada orang lain yang lebih pintar dan arif darinya? Dan Allah SWT menjawab bahwa ada hamba Allah SWT yang memiliki kearifan dan kebijakan melebihi Nabi Musa A.S.

Nabi Musa A.S.kemudian meminta petunjuk di mana beliu dapat bertemu dengan orang itu. Setelah melakukan perjalanan yang panjang samapilah Nabi Musa A.S. bertemu dengan orang yang di cirikan oleh Allah SWT sebagai hamba yang melebihi dirinya

Setelah berkenalan, kemudian Nabi Khidir meminta agar Nabi Musa A.S. terlebih dahulu memenuhi persyaratan sebelum belajar darinya. Persyaratannya sederhana, jangan bertanya apapun !
Nabi Musa A.S. penarsaran dengan Nabi Khindir kemudian menerima tawaran itu. Akhirnya, petualangan belajar kearifan pun segera di mulai.

Ketika sedang naik perahu, Nabi Khidir A.S. tiba-tiba melubangi perahunya hingga karam. Nabi Musa A.S. kelimpungan, kenapa perahu yang tidak ada masalah di lubangi dan dan di tenggelamkan? Dia lalu bertanya : ” Tindakan bodoh macam apa ini?”
Tapi Nabi Khidir berkata: “ Ingat, jangan bertanya! Kesempatan kamu tinggal dua.”
Lalu mereka berdua sampai di pantai. Sesampai di tepi pantai mereka berdua mendapati anak kecil sedang berlarian. Tiba-tiba Nabi Khidir A.S. menangkap anak itu dan membunuhnya. Nabi  Musa tentu saja kaget. Dia lalu bertanya : “ kegialaan macam apa ini?”
Nabi Khidir menjawab : “ Ingat, jangan bertanya ! kesempatan kamu tinggal satu.“
Mereka lalu melanjutkan perjalanan. Udara panas, seharian mereka berjalan, hingga akhirnya sampailah mereka di sebuah desa. Merkea berdua kelaparan, tapi yang unik, di desa ini penduduknya tidak ada yang ramah. Mereka adalah orang-oranng yang sombong dan tidak bersahabat. Tiba-tiba mereka menemukan sebuah rumah yang sudah akan roboh. Nabi Khidir lalu memperbaiki rumah itu hingga rapi.
Nabi Musa A.S. jadi tak tahan untuk tidak bertanya, “ Apalagi rencana Anda?”
Nabi Khidir A.S. kemudian berkata : ” Sudah batal perjanjian kita. Dan aku akan menjeskan semua kejadian itu.”

Nabi Musa A.S. mendengarkan apa yang akan di sampaikan Nabi Khidir A.S. Di katakan, bahwa perahu itu di rusak karena di belakang ada tentara raja zalim yang kerjanya merampas perahu-perahu orang miskin. Perahunya di rusak agar mereka tidak datang ke desa itu. Anak kecil itu menurut petunjuk Allah SWT kelak akan menjadi anak durhaka, sementara kedua orang tuanya adalah orang yang saleh. Allah SWT ingin agar anak itu tidak merusak amalan mereka.
Sedang rumah yang roboh itu, katanya, di bawahnya terdapat simpanan –al kanzu- yang di tinggal orang tua untuk anaknya yang sudah yatim.
Nabi Musa A.S menjadi termenung dengan jawaban yang semuanya di luar kemampuan akalnya.

Kisah di atas mengandung pesan bahwa kearifan itu melampaui kecerdasan intelektual yang menyandarkan kepada kerja otak. Kisah itu juga menjadi landasan para sufi tentang kebenaran ilmu yang di peroleh dari Allah SWT langsung, yang di sebutnya dengan ilmu bundury  atau knowledge by presence.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Kisah Nabi Musa Belajar Kearifan Kepada Nabi Khindir
Ditulis oleh al Luky
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://alluky.blogspot.com/2012/12/kisah-nabi-musa-belajar-kearifan-kepada.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

3 komentar:

Eko tri prastyo mengatakan...

mantapp :D
kunjungan balik sob :D

al Luky mengatakan...

sip..!
thank udah berkunjung

calon mayat mengatakan...

berarti kejadian yang awalnya kita anggap buruk dalam sandiwara kehidupan ini tuh belum tentu bermakna buruk yaa.. itulah skenario terbaik dari sang pencipta...

https://zabaniyyah.wordpress.com/2012/10/29/perjalananku-memahami-takdir/

Posting Komentar

Panduan blog dan SEO support Jual Online Baju Wanita - Original design by Bamz | Copyright of Sakura Islam.